:

Senin, 15 Desember 2008

Mirror Mirror on The Wall...

Wanita mana yang tak senang mematut dirinya di depan cermin. Jika sudah berada di depan cermin, seorang wanita bisa menghabiskan waktu berlama-lama hanya untuk memperhatikan penampilannya. Bahkan karena ketenarannya inilah kita mengenal satu kalimat ajaib yang dikumandangkan oleh si penyihir jahat dalam dongeng Putri Salju yang berbunyi “Mirror mirror on the wall, who’s the pretties of them all?”.
Ternyata keberadaan cermin memang tak bisa dianggap sepele. Dalam ilmu fengshui, cermin digunakan sebagai jalan keluar untuk berbagai permasalahan. Tata letak cermin dipercaya dapat membantu energi chi untuk bergerak lebih harmonis. Sebab, cermin mampu mengarahkan energi chi dan cahaya ke bagian rumah yang energi chi-nya mandek. Selain juga dapat memantulkan energi dari area yang kelebihan energi chi. Benda itu pun mampu membelokkan energi chi yang bergerak cepat, chi yang tak menguntungkan maupun chi yang memotong.

Ada dua jenis cermin yang digunakan dalam feng shui, yaitu cermin datar dan cermin cembung. Cermin datar untuk mengarahkan energi chi dalam satu arah, sedangkan cermin cembung untuk menyebarkannya ke berbagai arah. Cermin cembung biasanya bundar, sedangkan cermin datar bisa dalam berbagai bentuk, misalnya, empat persegi panjang, bujur sangkar, bundar, oval hingga bentuk abstrak.
Cermin segi delapan sisi bersifat harmonis dengan delapan arah. Namun, bentuk lain bisa juga mempunyai arti penting. Disamping itu, bahan dan warna cermin juga memberi sedikit pengaruh pada chi di sekelilingnya.
Cermin bundar dan oval berkaitan dengan energi chi loham. Bentuk bundar bersifat ‘yang’ dan membantu menyatukan chi, sedangkan cermin oval bersifat ‘yin’ dan karena itu menyebarkan chi. Bentuk persegi panjang dan ramping mendorong energi chi yang tegak ke atas. Kalau bentuknya kotak melebar berkaitan dengan energi tanah dan memberi atmosfer yang stabil dan tenang. Seperti bentuk bundar, bentuk bujur sangkar memberi efek menyatukan chi.
Selain cermin, benda apapun yang permukaannya mempunyai daya pantul dapat mempengaruhi aliran energi chi. Contohnya adalah segala sesuatu yang berkilau, misalnya, pengetuk pintu, kenop pintu, kotak surat, hiasan, gambar dilapisi kaca, wadah logam dan pelengkap lainnya.
Semakin mengkilap dan memantul suatu permukaan, semakin kuat efeknya terhadap energi chi. Dan benda semacam itu dapat dipakai sebagai pengganti cermin. Bila diletakkan di area yang gelap seperti sudut ruangan, maka benda itu akan membuat energi chi tetap bergerak.
Cermin bisa digunakan untuk memperbaiki koridor yang panjang. Pasang cermin di kedua sisi koridor panjang untuk menggerakkan energi chi dari sisi yang satu ke yang lain dan memperlambat aliran itu. Di samping itu, koridor juga akan tampak lebih lebar. Di koridor yang gelap dan berbelok letakkan cermin cembung dibelokan agar Anda dapat melihat sekelilingnya. Kalau cahaya matahari bisa memantul di cermin itu, akan lebih baik. Cermin juga akan membantu chi mengalir di sekeliling belokan.
Gunakan cermin untuk memperluas ruangan yang berbentuk L. Gantungkan cermin agar dapat memantulkan bidang di depannya ke bagian yang berlekuk. Cermin itu juga akan mendorong chi untuk mengalir di ruangan sehingga dinding yang bercermin terlihat lebih jauh. Agar efektif, cermin yang digunakan sebaiknya berukuran besar. Kalau bisa malah menutupi seluruh dinding.
Di sisi lain cermin datar berukuran besar dapat membuat ruangan yang sempit tampak lebih lebar. Cermin itu juga mengarahkan energi chi di ruangan sehingga ruangan terasa lebih lebar.
Jika di depan pintu masuk ada tangga, letakkan cermin cembung untuk memantulkan energi chi masuk kembali ke dalam rumah. Taruh cermin datar lebar di samping pintu agar Anda bisa melihat sekeliling pintu begitu membukanya.
Andai Anda memiliki cermin yang disambung, sembunyikan sambungannya dengan pita, garis, kayu atau tanaman. Sebab sambungan akan mendistorsikan pemantulan sehingga menganggu aliran alami chi. Akibatnya, ruangan itu tak nyaman dipakai untuk istirahat. Jadi, hindari cermin kotak-kotak. Pemantulan yang terkotak-kotak menyebabkan chi terganggu.
Di berbagai posisi, usahakan ketika memasang cermin agar bayangan kepala dalam cermin tidak terpotong.

Dari berbagai sumber

Tidak ada komentar: